Bengkel Bandung RJ Motor Pasteur
Call | 0812-8744-3608 (WA)

Bengkel panggilan Bandung melayani 24 jam

Overhaul – Turun Mesin Perbaikan Performa Kendaraan

Overhaul biasa kita kenal dengan turun mesin adalah kegiatan pembongkaran mesin dan memeriksa komponen di dalam mesin untuk mengembalikan performa mesin atau  merekondisi mesin. Terkadang overhaul perlu dilakukan di bengkel ketika ada kerusakan pada mesin mobil yang menuntut untuk membongkar seluruh komponen yang ada pada mesin.

Tujuan atau fungsi overhaul mesin diantaranya:

  • Membersihkan ruang bakar dari kotoran berupa karbon yang menumpuk.
  • Mengatur ulang dudukan katup atau yang biasa kita kenal dengan skir klep.
  • Memeriksa komponen-komponen yang ada di dalam mesin seperti piston, poros nok, poros crank, pompa oli, saringan oli, dan lain-lain.
  • Membersihkan komponen-komponen di dalam mesin tersebut.
  • Mengembalikan performa mesin.

6 Ciri Mobil Turun Mesin

Kondisi turun mesin atau yang lebih dikenal sebagai overhaul merupakan salah satu masalah serius yang bisa saja terjadi pada kendaraan anda. Jika sampai mesin mobil anda mengalami turun mesin, maka mau tidak mau anda harus mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk memperbaiki mobil anda. Hal ini dikarenakan pekerjaan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi serta waktu yang tak sebentar.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, overhaul merupakan pekerjaan yang ditujukan untuk memperbaiki mesin kendaraan dengan cara menurunkan dan membongkar mesin kendaraan. Hal ini dilakukan agar didapatkan data yang valid mengenai kerusakan pada mesin kendaraan anda.

Untuk melakukan turun mesin, tentu saja anda harus memperhatikan dan menganalisa terlebih dahulu kondisi mobil anda. Biasanya mobil yang harus mengalami turun mesin mengalami beberapa gejala dan ciri-ciri yang terlihat.

Asap Knalpot Berwarna Putih

Salah satu ciri yang paling terlihat ketika mobil harus mengalami turun mesin adalah keluarnya asap knalpot yang berwarna putih pekat. Selain itu, mobil pun juga seringkali mengalami pengurangan pada oli mesin padahal baru beberapa kali pemakaian.

Yang paling terlihat adalah ketika anda menggunakannya untuk perjalanan cukup jauh (kurang dari 100km) maka akan terjadi pengurangan yang drastis pada oli kendaraan anda. Untuk mengatasi masalah ini, anda bisa mengkonsultasikan terlebih dahulu di bengkel terpercaya apakah mobil anda harus mengalami turun mesin seluruhnya atau tidak.

Biasanya pada kasus-kasus seperti ini, dapat diselesaikan dengan cara turun mesin separuh jika kerusakan nya ternyata hanya pada bagian seal-seal valve yang kondisinya sudah keras. Hal ini sering terjadi pada mobil-mobil yang sudah tua. Beberapa bagian atas blok valve atau kelp nya saja yang diturunkan dan kemudian seal diganti dengan yang baru. Penyelesaian turun mesin separuh ini juga bisa terjadi jika kerusakan hanya terjadi pada ring piston yang kondisinya sudah melemah.

Air Radiator Berminyak dan Oli Berwarna Kecoklatan

Ciri lainnya yang mudah terlihat adalah ketika air radiator menjadi berminyak dan oli mulai berwarna kecoklatan. Hal ini biasanya dikarenakan adanya air yang masuk ke ruang kompresi ataupun oli masuk ke dalam saluran air. Kondisi ini diakibatkan terjadinya korosipada blok silinder head yang membuat beberapa lubang air yang tak beraturan.

Namun hal ini bisa anda perbaiki dengan mengganti silinder head dengan yang baru. Namun jika kondisi oli sudah berwarna kecoklatan dan bahkan bercampur dengan air radiator maka mau tidak mau mobil harus mengalami turun mesin.

Suhu Mesin Selalu Naik

Ciri-ciri mobil harus mengalami turun mesin lainnya adalah suhu mesin yang selalu naik. Jika anda menggunakan mobil dalam kondisinya yang normal lalu lambat lalu suhu mesin meningkat terus menerus, maka hal ini menjadi pertanda jika mobil anda harus mengalami turun mesin.

Mesin Mati Mendadak Karena Overheating

Hal ini merupakan lanjutan dari kondisi sebelumnya. Tentunya diantara anda pernah menglamai mobil yang mendadak mati saat digunakan. Hal ini disebabkan kondisi suhu mesin yang terus meningkat dan menyebabkan overheating. Jika hal ini terjadi pada anda, maka usahakan untuk tidak langsung menyalakan kembali mobil anda. Perhatikan temperatur mesin pada jarum penunjuk yang ada.

Jika jarum menunjukkan H, maka akan lebih baik untuk mendiamkan mesin beberapa saat. Kemudian lakukan pemeriksaan pada sistem pendingin, bisa saja terjadi kebocoran pada komponen radiator. Untuk mengetahui penyebab lebih jelas, akan lebih baik jika anda membawa mobil anda ke bengkel terdekat.

Kondisi Busi Selalu Basah Dengan Oli

Ciri-ciri mobil turun mesin lainnya adalah seringnya kepala busi basah dengan oli. Hal ini menandakan jika oli sudah bercampur di ruang kompresi sehingga menyebabkan oli mudah terbakar di bagian ini. Pada saat anda mengeceknya tak terdapat kerusakan pada boringnya, maka anda hanya perlu melakukan pergantian pada ring pistonnya. Namun bila kondisi dari ruang kompresi tidak presisi lagi, maka mau tidak mau anda harus melakukan turun mesin.

Air Radioator Berkurang Bahkan Dapat Menyembur

Kondisi lainnya yang terlihat adalah air radiator yang berkurang banyak dan bahkan dapat menyembur keatas saat mesin distarter. Untuk mengetahui penyebabnya lebih jelas, maka anda perlu melakukan pengecekan pada komponen-komponen radiator untuk mengetahui dengan jelas penyebab kondisi tersebut.

Langkah-langkah overhaul atau cara overhaul

Setelah kita mengetahui pengertian overhaul dan juga tujuan overhaul mesin atau fungsi overhaul mesin, langsung saja kita bahas cara overhaul mesin mobil dan langkah-langkahnya, mesin yang dipakai dalam overhaul mesin mobil ini kebetulan sudah turun dari mobil atau dudukan engine stand. Langkah-langkah membongkar mesin mobil adalah sebagai berikut:

  1. Lepaskan terlebih dahulu tutup pada atas katup atau klep.
  2. Lepaskan intake manifold atau saluran buang juga yang menempel pada kepala silinder.
  3. Lepaskan baut yang mengikat kepala silinder, sebagai tips dalam membuka baut kepala silinder pastikan membuka dengan arah bersilang agar kekuatan daya tekan tetap seimbang pada semua sisi kepala silinder, misal pertama kita lepas baut pada bagian kanan bawah, selanjutnya lepas baut pada bagian kiri atas.
  4. Setelah semua baut pada kepala silinder terlepas, langkah berikutnya adalah melepas kepala silinder dari dudukannya, sehingga katup dan pushroad juga ikut terlepas. Ingat di kepala silinder ada packing maka lepaslah dengan hati-hati agar tidak rusak packingnya.
  5. Langkah berikutnya adalah melepas timing chain atau timing belt yang ada pada bagian samping, namun sebelumnya lepas terlebih dahulu baut pulley hingga pulley menjadi terlepas.
  6. setelah pulley terlepas, lalu lepas rumah timing chain, namun untuk melepas rumah timing chain ini karena ada baut yang menahan dan tidak dapat dilepas kecuali harus melepas karter. Lepas terlebih dahulu karter dan juga lepas packingnya.
  7. Setelah  terlepas, lalu lepas rumah timing chain, kemudian lepaslah rantai timingnya dan juga sepatu yang menekan rantainya.  Lepas juga poros cam atau camshaft dari dudukannya.
  8. Lepas komponen-komponen seperti pompa bensin, filter oli yang menempel pada bagian samping mesin.
  9. Lepas saringan oli yang ada di dalam carter.
  10. Lepas juga piston dari tempatnya, lepaskan dulu baut yang mengikat dan juga connecting rod cup. Untuk memudahkan dalam melepas piston, caranya posisikan piston pada titik mati atas, lalu dorong piston dari dalam hingga piston keluar.
  11. Setelah semua komponen terlepas lalu periksalah kondisi komponen mesin tersebut, sobat juga dapat mengukur kerataan dinding kepala silinder, diameter piston, diameter dalam silinder piston atau mencari ketirusan dan keovalan silinder piston menggunakan dial bore gauge. Pemeriksaan komponen lain seperti pemeriksaan saringan oli, kondisi ruang bakar, kondisi katup, kondisi packing dan semua komponen yang ada pada mesin.

Memasang Komponen yang Sudah Dilepas

Setelah semua komponen diperiksa, langkah berikutnya adalah memasang kembali komponen yang sudah dilepas. Langkah memasang adalah kebalikan dari langkah membongkar, langkah-langkah memasang mesin mobil adalah sebagai berikut:

  1. Pasang kembali piston, dalam pemasangan piston perhatikan tanda yang ada pada piston, tanda coakan pada piston menghadap ke depan mesin atau ke silinder Ada tanda pada connecting rod cup dan jangan terbalik,
  2. setelah komponen piston terpasang, pasang kembali saringan oli pada dudukannya. Kemudian tutup lah dan jangan lupa pasang paking sebelumnya. Sebelum memasang camshaft top kan dulu pada top 1 atau 4, sehingga piston nomor 1 dan 4 berada di titik mati atas.
  3. Selanjutnya pasang kembali camshaft atau poros cam pada dudukannya, dan pasang juga rantai timing atau timing chain. Ada tanda pada rantai timing chain ini, di rantai ada dua mata rantai yang berbeda warnanya dan juga pada terdapat tanda titik pada gear timing. Caranya adalah  letakkan mata rantai yang berbeda warna itu pada gear timing dan mata rantai yang berbeda warna satunya lagi pada sisi yang lainnya, lalu pasangkan juga sepatu penekan rantainya,
  4. Setelah itu tutup kembali timing chain dan dibaut dengan kuat. Kemudian pasang kembali pulley namun perhatikan tandanya, setel mesin dalam posisi top silinder 1. Caranya putar piston 1 dan 4 berada di titik mati atas, dalam keadaan ini bisa jadi top silinder 1 atau top silinder 4 karena kedua piston (piston nomor 1 dan 4 berada di titik mati atas) untuk memastikannya lihatlah pada poros nok, bantu dengan memasang pushrod,
  5. Setelah top silinder 1 lalu pasang pulley dan perhatikan tanda coakan pada pulley bagian dalam, letakkan tanda coakan itu tepat di garis angka nol pada rumah atau body mesin.
  6. Kemudian pasang kembali komponen yang ada diluar seperti filter oli dan pompa bensin, kalau sudah baru pasang kembali kepala silinder, jangan lupa pakingnya juga dipasang. Bautlah dengan langkah seperti pada pembongkaran, yaitu kencangkan baut dengan arah yang berlawanan.
  7. Setelah kepala silinder terpasang, pasang kembali pushroad dan stel agar posisinya dibawah atau ditekan oleh katup. Kemudian pasang intake manifold dan atau saluran buang pada kepala silinder, ingat di situ ada paking juga sehingga pastikan mendapatkan paking yang baik agar tidak ada kebocoran.
  8. Langkah terakhir pasang kembali tutupnya dan langkah pemasangan selesai.


Bengkel Bandung RJ Motor Pasteur

Turun Mesin dan Overhaul Mobil Ditempat dan Panggilan

Pintu tol pasteur, Jln Sukaraja 1

0812-8744-3608 (WA)

1 comment

  1. Reply

    Terimakasih informasinya

Tinggalkan Balasan